Heart Sign For You ~Minsun-Kyuhyun story~

Ini ff lama, udah hampir 2 tahun yang lalu gue buat. Iseng aja sih posting di sini. Jadi maklumin aja ya kalo tulisan ff-nya rada… lebay. Namanya juga tulisan anak 14 tahun. Lol.
Oh ya, ini ff terinspirasi dari MV No Other-nya SJ, bisa di bilang ff chaptered, tapi cerita 1 pairing-nya langsung abis terus lanjut lagi ke pairing berikutnya (ngerti gak?)
Tapi dulu gue nulisnya baru sampe 2 pairing doang, biasalah mentok hahaha. Dan untuk sekarang ini belom ada niat buat bikin cerita pairing ke 3-nya, tapi gatau nanti sih.
.
.
Annyeong haseyo~ kenalkan.. Shin Minsun imnida!! Seorang gadis berusia 16 tahun yang masih bersekolah di Inha High School.

Langsung saja, aku ingin bercerita sesuatu kepada kalian semua. (^w^)

Cerita apa? Cerita cintaku bersama seorang namja tampan. XD

Kuharap kalian mau mendengarnya. Yayaya?

 

 

 

HEART SIGN FOR YOU ~Minsun-Kyuhyun story~

–6 July 2010, Cho Ahra Birthday. 7 PM..

Suasana di pesta ini sungguh membuatku sesak! Itulah pendapatku ketika aku memasuki sebuah restoran tempat Ahra merayakan pesta ulang tahunnya yang ke-20. Orang-orang yang merupakan teman-teman kuliahnya berlalu lalang di depanku. Beberapa diantaranya juga sering kali tidak sengaja menubrukku. Inilah nasip menjadi seorang gadis yang sangat mungil. (T_T)

Aku mengedarkan pandanganku. Sebenarnya Ahra eonnie mengundang berapa orang di pestanya ini?! Ribuan? Sungguh famous-nya dia di kampusnya. Bagaimana caranya agar aku bisa seperti dia? (=.=)

Seseorang kembali menubrukku dan segelas sirup di tanganku ini hampir saja tumpah ke lantai karenanya. Aku mendesis kesal. Sekali lagi ada seseorang yang menubrukku, aku akan benar-benar pulang ke rumah!! Tidak peduli kalau Ahra akan mengomeliku karena pulang sebelum acara pesta ulang tahunnya berakhir. (>.<)

“Mi–mianhae..” suara ini.. suara merdu ini. Aku tau betul siapa pemilik suara ini. Aku mendongakkan kepalaku dan sedikit tersipu ketika melihat namja itu. Yak! Tebakanku benar. Cho Kyuhyun! XD

“Gwaenchana..” responku agak gugup. Kenapa aku gugup? Coba saja kalian berhadapan dengan seorang namja yang selalu memenuhi pikiran kalian, yang membuat setiap malam kalian selalu insomnia. Bagaimana rasanya?! Sama sepertiku, kan? Ya, Cho Kyuhyun adalah namja yang sangat kusukai. XD

Kyuhyun membalas perkataanku dengan senyum mautnya. (>.<) “Sudah memberi ucapan selamat untuk Ahra Noona?” tanyanya. Aku menggeleng. “Dia dimana saja aku tidak tahu, tempat ini ramai sekali.” keluhku.

“Yaa, kau taulah kalau fans Ahra Noona itu banyak sekali. Teman-temanku saja banyak yang menyukainya. Hanya aku saja yang tidak ada fans seperti dia.” ucap Kyuhyun. Tidak ada fans?! Aku fansmu Kyuhyun! Walaupun kau tidak akan pernah tahu.. (T_T)

“Ohya, kalau kau mencari Ahra Noona, dia ada di sana,” Kyuhyun menunjuk sebuah tempat yang berada di pojokan restoran. Aku tersenyum simpul dan menggangguk. “Mianhae aku tidak bisa menemanimu lama-lama, aku ada keperluan.” katanya lagi.

“Arachi..” sahutku.

“Jangan lupa setelah kau pulang dari pesta ini, kerjakan PR Matematikamu.” Kyuhyun terkekeh dan setelah itu ia pun berlalu dari hadapanku. Grr.. terkadang dia bisa berubah sangat menyebalkan. PR Matematika? Siapa yang peduli tentang hal itu? X(

Aku beranjak pergi ke tempat Ahra seperti yang Kyuhyun bilang. Dan disana aku malah menemukannya dengan namjachingunya. Ini bukan waktu yang tepat untuk bertemu dengan Ahra. Kyuhyun mengerjaiku, dia pasti sudah tau kan Ahra sedang bersama namjachingunya? (=x=)

“KYUHYUUUUUN~” teriakkan itu tiba-tiba saja membahana di sekitarku. Tidak sengaja kualihkan pandanganku ke atas panggung yang memang disiapkan untuk orang-orang bermain musik mengiringi pesta ulang tahun Ahra. Dan Kyuhyun ada disana! Dia ingin bernyanyi? Pasti sangat bagus. (>.<) Tanpa sadar aku juga ikut meneriakkan namanya. Hanya sekedar memberi dukungan untuk sahabat tersayang. (^_~)

“Gaseumi sorichyeo marhae jayuro-un nae yeonghon. Eonjena cheo-eumui imaeum euro neoreul saranghae georeo watdeon shiganboda nameun nari deo manha (My heart, say it out loud, my free soul. The days left are even more than the time when I came love you with a heart which always felt like the first time),”

Banyak orang yang tidak menyadarinya hal ini, nyanyian itu diakhiri oleh ‘heart sign’ yang dibuat Kyuhyun diam-diam dengan tangannya. Seketika tubuhku serasa membeku karena perbuatannya itu. Dibenakku sekarang hanya ada satu pertanyaan, UNTUK SIAPA?! 😥

‘Heart sign’ itu memang diarahkan padaku. Tapi.. itu tidak mungkin untukku. Itu pasti untuk orang lain. Bukan aku.

Aku menoleh kebelakang, mencari seseorang yang mungkin menjadi sasaran ‘heart sign’ Kyuhyun. Ya, walaupun diam-diam aku berharap ‘heart sign’ itu untukku. Karena aku tidak ingin Kyuhyun menjadi milik orang lain. (>.<) Egois? Mollayo~ jujur saja aku patah hati. 😥

Dan aku semakin patah hati disaat aku menemukan sesosok gadis yang sedang tersenyum-senyum sambil melihat ke arah panggung.

SUNNY?

 

 

Sender : Ahra Eonnie

06 July 2010 8.39 PM

Kenapa kau pulang duluan, Minsun-ah? Kau bahkan belum memberikan ucapan selamat padaku secara langsung. (T_T)

 

Aku menutup flip ponselku dan memutuskan untuk tidak membalas pesan Ahra. Kenapa aku pulang duluan? AKU PATAH HATI KARENA ADIKMU EON~!! AKU TIDAK INGIN MELIHAT DETIK-DETIK KYUHYUN DAN SUNNY JADIAN! Aku menyesal telah datang ke pestamu tadi. Aku patah hati~ aku patah hati~~ (T_T)

Aku menelungkupkan wajahku ke atas bantal. Membiarkan air mataku mengalir membasahi bantalku.Kau cengeng, Shin Minsun~!! Kau cengeng~~!!!

Segala pikiranku menjadi campur aduk hanya karena hal tadi. Mengingat senyuman Sunny yang sungguh bahagia itu semakin membuat dadaku sesak. Sahabat macam apa aku ini?! Kyuhyun suka pada Sunny saja aku tidak tau. Kalau aku tau, aku tidak akan membiarkan diriku tetap suka pada Kyuhyun. Bukankah sangat sakit jika kita menyukai seseorang tapi seseorang itu malah menyukai yang lain?

Aku beranjak bangun dan mencampakkan bantal yang sudah basah itu. Aku menatap cermin besar di kamarku. Aku melongo menatap mataku yang sudah membengkak sebesar bola golf. Aku meraba-raba sekitar mataku, menghapus sisa air mataku dengan kasar. Grr.. hanya menangis sebentar saja efeknya sudah seperti ini? Jeongmal~ bagaimana aku akan ke sekolah besok? Kalau Kyuhyun bertanya aku harus menjawab apa? (=x=)

Ngomong-ngomong soal sekolah, AKU BELUM MENGERJAKAN PR MATEMATIKAKU~~!! Arrgggh..Matilah aku~!!! Lee Songsaenim kalau sedang marah lebih menyeramkan daripada bertemu dinosaurus! (>^<)

Aku menatap jam dinding kamarku, pukul 9 PM. “Ahh~ baiklah masih banyak waktu untuk mengerjakan PR itu,” gumamku malas-malasan. Aku berjalan ke meja belajarku dan mulai mengerjakan PR sialan itu. Seandainya Kyuhyun ada disini sekarang, aku pasti tidak akan kesusahan mengerjakan PR ini. Otaknya kan luar biasa kalau sudah menyangkut Matematika..

Oke, Kyuhyun lagi. Cepat kerjakan PR mu, Minsun! Setidaknya PR tidak akan membuatmu menangis patah hati.. (T_T)

Tidak sengaja mataku melirik sebuah pigura foto yang terletak di sudut meja belajarku. Fotoku, Ahra, dan Kyuhyun yang sedang tertawa. Kami bertiga memang bersahabat dari kecil. Tanpa sadar aku jadi tersenyum sendiri mengingat saat kami bertiga di foto itu. Dan foto ini membuatku sadar..

Aku hanya sahabat Kyuhyun, tidak lebih!

 

 

The next day..

“Kau dari tadi senyum-senyum terus, Sunny-ah. Ada apa?” tanya Taeyeon sambil memakan snacknya.

Seketika wajah Sunny memerah. “Kemarin saat ulang tahun Ahra eonnie.. menyenangkan.” jawabnya malu-malu.

“Apa yang membuatmu senang? Sayang sekali aku tidak ikut kemarin..” keluh Taeyeon.

“Aku punya namjachingu, Taeyeon-ah~!!” ucap Sunny senang. Ia memeluk sahabatnya itu.

“Mwoya?! Kau serius? Nugu?” tanya Taeyeon lagi.

Pasti Cho Kyuhyun.. jawabku dalam hati. Aku memutuskan untuk segera keluar dari kelas sebelum mendengar jawaban itu keluar dari mulut Sunny. Benar-benar akan membuatku sakit lagi seperti kemarin. (T_T)

‘BRUUK!’

Tanpa sengaja aku menubruk seseorang sampai seluruh kertas-kertas yang dibawanya berjatuhan. Kerjaanku sepertinya memang menubruk dan ditubruk seseorang ya? (Y.Y)

Aku membantu memungut kertas-kertas milik seseorang itu yang semuanya hampir berwarna merah dan pink disertai gambar-gambar hati. Aku yang penasaran mengambil satu dan memerhatikannya lebih jelas. Tapi, tak lama kertas itu direbut dari tanganku.

Aku mendongak, Kyuhyun? Sungguh.. kenapa aku harus bertemu dia segala? Membuat hatiku jadi kacau lagi. (==,)

“Minsun-ah.. kenapa kau pulang duluan ke—” pertanyaannya tidak sempat ia selesaikan karena aku sudah keburu pergi dari hadapannya. Terus terang saja, aku masih jengkel dengannya!! Terserah apa yang ada di pikirannya sekarang tentangku yang kabur secara tiba-tiba. Dan kertas-kertas itu.. pasti akan diberikan untuk Sunny. (T_T) Ahh~ sudahlah, aku tidak akan peduli dengan apapun yang menyangkut dirinya dan Sunny. Bersenang-senanglah dengan pacarmu Cho Kyuhyun! Aku tidak peduli. LALALA~~ (=.=)

 

 

“Donghae-ssi!! Kenapa kau mencabut bunga-bunga mawar itu? Kau bisa dimarahi oleh Songsaenim!” teriakku pada Donghae yang saat itu tengah asyik memetik bunga mawar yang ditanam di halaman sekolah. Ia membalikkan tubuhnya segera, dan tampak kaget dengan kehadiranku. “Astaga, kenapa masih ada seseorang di sekolah? Bukannya sekarang sudah jam pulang? Aku benar-benar sial.” gumamnya pada dirinya sendiri. Tapi, aku masih bisa mendengarnya. Tidak kusangka, murid tercakep dan populer di sekolah ini gemar mencuri bunga-bunga mawar. (=w=) Apa itu modalnya untuk merayu seorang yeoja?!

“Aniya~ ini tidak seperti yang kau duga, Minsun-ah..” kilahnya.

Aku menghampirinya dan memberikan tatapan curiga, dan akhirnya dia menyerah oleh tatapanku. XD “Baiklah, aku mengambil mawar ini untuk seorang yeoja.” ucapnya. Benar kan tebakanku? (=.=)v

“Aku ingin mengatakan cintaku padanya..” ucapnya lagi sambil tersipu. Aku melongo hebat. Besok, pasti gadis-gadis di sekolahku akan bunuh diri karena pangeran Donghae telah mempunyai pacar. XD

“Hhh.. kenapa akhir-akhir ini banyak sekali yang mengungkapkan cinta ya? Padahal valentine sudah lewat, bukan?” gumamku yang teringat kembali kejadian Kyuhyun-Sunny di pesta ulang tahun Ahra.Ugghh.. ingin rasanya aku menampar diriku sendiri karena sedetik pun aku tidak bisa tidak memikirkan Kyuhyun. (=M=)

“Dari kata-katamu aku bisa tau kalau kau ingin dikatakan cinta oleh seseorang. Ya, kan?” goda Donghae sambil terkekeh. “Jangan ragukan kata-kata Lee Donghae kali ini, sebentar lagi kau akan ditembak.” tambahnya. Aku menyunggingkan senyum meremehkan.

“Ditembak? Berarti sebentar lagi aku akan mati, ya?” aku mencoba jayus di depan playboy ini. (=.=)

“Ya. Kau akan mati karena jantungmu akan berdetak 3 kali lipat,” godanya lagi. “Sudah ya? Aku harus pergi menemui yeoja itu. Ohya, percayalah ucapanku, Minsun-ah! Annyeong!” pamitnya sambil mengedipkan sebelah matanya.

Aku akan percaya kalau hal itu benar-benar terjadi padaku. XD

 

 

“Gateun gireul georeo wasseo urin seoro dalpagago itjanha nolla-ul ppuniya goma-ul ppuniya saranghal ppuniya (We came on the same road, we are just like each other, how surprising, how thankful, it’s just love),”

Aku berhenti sejenak di depan sebuah toko alat tulis ketika mendengar suara merdu itu. Apa itu benar-benar suara Kyuhyun? Ahh~ mungkin itu cuma halusinasimu, Minsun.

Aku berjalan lagi, pulang ke rumahku. Tapi, sedetik kemudian aku berhenti lagi karena secara tidak sengaja aku melirik kertas-kertas menempel di dinding kaca toko itu. Kertas-kertas ini.. mirip sekali dengan kertas milik Kyuhyun. Atau ini halusinasimu lagi, Minsun? (==,) Geotjimal~ karena aku menyentuh kertas-kertas ini. Dan kertas ini sungguh NYATA.

Aku mengerutkan dahiku heran, apa pemilik toko ini punya ide untuk menarik hati pelanggan dengan menempel kertas-kertas ini? Sepertinya tidak mungkin..

Selagi aku mengamati kertas-kertas itu, nyanyian yang kurasa mirip suara Kyuhyun kembali hadir di sekitarku.

“Neo gateun saram tto eopseo juwireul dureobwado geujeo georeohdeongeol eodiseo channi. Neo gatchi joheun saram neo gatchi joheun saram neo gatchi joheun ma eum neo gatchi joheun seonmul (There’s no one like you, even if I look around it’s just like that. Where else to look for? A person good like you, a person good like you, a heart good like you, a gift good like you),”

Aku terperanjat kaget saat melihat Kyuhyun keluar dari dalam toko itu. Jadi.. itu benar-benar suaranya?

“Neomu dahaeng iya aesseo neorel jikyeojul geu sarami baro naraseo eodiseo channi. Na gatchi haengbokhan nom na gatchi haengbokhan nom na gatchi unneun geureon choegoro haengbokhan nom (How lucky, the person who will try hard to protect you is just meWhere else to look for? A guy happy like me, a guy happy like me, a guy who laughs with the greatest happiness like me).” Kyuhyun mengakhiri lagu itu dan berjalan ke arah dinding kaca toko itu. Dan ia berdiri di depan kertas-kertas itu sambil merentangkan kedua tangannya. Baru kusadari kalau, kertas-kertas itu tersusun membentuk sebuah gambar hati. Omo~ omo~ Kyuhyun membuat ini untukku? Sungguh. Romantis. (>.<)

 

 

Kyuhyun tersenyum lebar, “Saranghae.”

Aku yang sedari tadi serasa terbang ke langit ke tujuh karena perlakuan romantis Kyuhyun, kembali jatuh karena sebuah pertanyaan yang tiba-tiba muncul dikepalaku. “Untuk siapa?”

“Ya, untukmu. Kenapa otakmu lelet sekali sewaktu berpikir?” tanyanya. Aku mendengus.

“Bukannya kau sudah mempunyai Sunny?” sindirku.

“Tebakanku benar..,” Kyuhyun menghela napas. “Kau kemarin salah paham, Minsun.”

“Salah paham? Geotjimal~ kulihat Sunny tersenyum senang karena ‘heart sign’ yang kau berikan padanya kemarin.” upsss.. aku keceplosan. Minsun bodoh!! (>.<) Ahh~ sudahlah tak apa.

’Heart sign’ ku kemarin itu untukmu. Aku sudah menyukaimu sejak lama.” ucapnya. Untukku? Aku benar-benar tidak mengerti~ <(o_O)>

“Lalu Sunny?” tanyaku. Ia terkekeh, “Apa salahnya kalau ia tersenyum-senyum? Mungkin waktunya saja yang kebetulan saat aku membuat ‘heart sign’ itu.”

Mendengar penjelasannya Kyuhyun, seketika aku merasa menjadi orang yang sangat bodoh. Kenapa aku tercipta menjadi seorang yang berpikiran sangat pendek? (=w=)

TUIIIING! Lagi-lagi sebuah pertanyaan muncul di kepalaku. “Aku dengar Sunny juga sudah punya pacar. Itu kau kan?” tanyaku menuduh.

Kyuhyun menghela napas untuk kedua kalinya. “Makanya jangan pulang duluan kemarin!” keluh Kyuhyun. “Setelah aku bernyanyi, seseorang naik ke atas panggung dan meminta izin untuk menyatakan cintanya pada Sunny.”

AKU BENAR-BENAR BODOH~!! SHIN MINSUN BODOH~~!!! Dimana aku harus menyembunyikan wajah bodohku ini dari Kyuhyun?!!! (>.<)

“Kau sudah mengetahui semuanya, kan?” tanya Kyuhyun. Aku hanya menggangguk dan berucap pelan. “Mianhae~”

“Gwaenchana,” Kyuhyun tersenyum jahil. “Shin Minsun. SARANGHAE. Eothokke? Would you be my girl?”

Aku menunduk. Entahlah, perasaanku masih campur aduk. Antara senang dan sedih. Senang karena aku ditembak Kyuhyun. Sedih karena aku sempat membencinya karena kejadian ‘heart sign’ itu. Tapi,AKU BAHAGIA JADIAN DENGAN KYUHYUN YANG KUSUKAI~!! XD

“Ini ‘heart sign’ yang kubuat special dari kertas-kertas ini untukmu. Hanya untukmu. Bahkan lebih besar dari kemarin, kan? Kuharap kau menerima cintaku.” ucapnya. Jantungku semakin berdetak lebih kencang 3 kali lipat. Kurasa kata-kata Donghae benar, aku akan mati karena ditembak Cho Kyuhyun. Hhh.. namja itu. Selain playboy, juga berbakat menjadi seorang peramal sepertinya. (==,)

Baru saja aku ingin menjawab, ‘Ya’ untuk pernyataan cinta Kyuhyun, sebuah suara menganggu suasana keromantisan kami~!! X(

“Noona, Hyung.. bolehkah aku meminta kalian berpose di depan kertas-kertas itu? Ini moment yang sangat bagus untuk difoto..” ucap namja yang tidak kukenal itu. Dia memanggil Kyuhyun ‘Hyung’? Kurasa kau lebih tua daripada Kyuhyun. (=w=)

Kyuhyun menghampiri namja-tidak-kukenal itu dengan tampang sumringah. “Geureom, foto yang bagus ya? Aku dan dia baru saja jadian.” ucap Kyuhyun sambil menunjukku. BLEEESSH! Wajahku langsung memerah. Kenapa harus bilang-bilang sih? Pada orang yang tidak dikenal pula, aku kan malu, Kyuhyun!  (>////<) Dan juga, kita baru jadian katamu? Aku bahkan belum menjawab ‘Ya’ padamu! (-___-)

 

 

‘KLIK!’

Kyuhyun merangkul pundakku dan tersenyum lebar. Begitu juga aku. Kami berfoto berdua dengan latar kertas-kertas yang membentuk hati ini. WUAAA! INI HARI YANG MENYENANGKAN~!! Tidak akan aku lupakan seumur hidupku! Saranghaeyo yeongwonhi, Cho Kyuhyun! Saranghaeyo~ Saranghaeyo~ muach muach!! (>///<)

Ternyata.. kesalah pahamanku itu berakhir indah juga ya? Ahahaha.. XD

 

 

Eothokke? Apa cerita cintaku ini berakhir sangat indah? Tentu saja. XD

Aku senang kalian mau mendengar cerita cintaku sampai habis. (^w^)

Kamsahamnida~ *bow* kuharap akan ada lagi cerita cinta lain yang akan menyusul. Dan kalian masih setia membacanya..

Tentu saja aku doakan agar akhirnya indah sepertiku.

Sudah ya!! Aku ingin kencan dulu dengan Kyuhyun! Kekeke~ XD

Annyonghi kashipshiyo!

 

-THE END-

# to be continued to next pairing

Advertisements

About sehvnhan

Just a little girl who lives in her imagine world.

Posted on January 1, 2012, in Fanfiction, There's No Other Like You and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: