#My13: Chocolate and You

Dear, si tampan yang selalu berhasil membuatku terpesona *muntah*

Hei, kau. Apa kau ingat hari ini hari apa? Yak, hari ini hari ulang tahunmu. Tapi sebelumnya maaf saja, kalau kau mengharapkan sebuah PSP baru, atau barang-barang kesukaanmu yang lainnya sebagai hadiah ulang tahunmu, kau tidak akan pernah mendapatkannya dariku. Kenapa? Pertama, karena aku sama sekali tidak berniat untuk membelinya, dan kedua, karena aku sudah punya hadiah yang spesial untukmu. Yaitu…


Chocolate

Coklat? Kenapa coklat?

Well, aku bukan cewek yang punya banyak uang untuk membeli barang-barang mahal untukmu dan mengirimnya ke Korea. Agak memalukan memang jika aku mengakui, kalau aku hanya mampu memberimu sebuah coklat sebagai hadiah ulang tahun, dan lebih memalukan lagi, coklat itu hanya kumakan sendiri (menganggap dengan memakan coklat itu, aku sedang merayakan hari spesialmu ini bersamamu ~LOL), tanpa ada niatan sedikitpun untuk mengirimkannya ke Korea (kalaupun aku mengirimkannya, aku tidak yakin seratus persen coklat itu akan sampai di tanganmu secara langsung).

Dan, alasan lain kenapa aku memberimu coklat, itu karena… bagiku, coklat itu merupakan simbol dari dirimu.

Kenapa aku bilang begitu?

Kau pasti tahu kan, rasa coklat itu ada yang manis dan pahit. Dan aku selalu saja beranggapan, mencintaimu itu seperti sedang memakan sebuah coklatKadang terasa manis, tapi kadang juga terasa pahit.

Manis ketika semuanya berjalan secara sempurna; setiap hari hanya perlu mencintaimu, tertawa karenamu, dan berkhayal tentangmu. Dan pahit ketika, ada sesuatu yang ‘mengusik’ ketenanganku saat mencintaimu.

Hah, aku tahu kau itu pria yang tampan. Sangat sangat tampan. Siapapun bisa saja menyukaimu, tidak terkecuali gadis-gadis itu.

Dan berita-berita yang tersebar dari para pemburu berita di Korea sana mengenai hubungan dekatmu dengan gadis-gadis itu, selalu saja membuatku merasa khawatir. Khawatir jika salah satu dari mereka menyukaimu, dan lebih khawatir lagi kalau kau mulai merasa ‘tertarik’ dengan salah satu dari mereka.

Berada di dalam satu perusahaan manajamen yang sama, sering berkerja sama dalam suatu perfomance yang kadang kala, mesti menunjukkan kemesraan di depan publik, terkadang juga sering mengambil selca berdua… itu tidak menutup kemungkinan suatu hari nanti bisa saja, secara tiba-tiba kau mulai menyukai salah satu dari mereka, kan? Menyukai mereka sebagai ‘pria terhadap wanita’, dan bukan sebagai ‘kakak terhadap adik’.

Walaupun kau dan gadis-gadis itu selalu berkata kepada publik bahwa hubungan kalian hanya sebatas ‘kakak dan adik’, tetap saja… aku selalu merasa khawatir. Khawatir yang menurut orang lain, terlalu berlebihan… tidak berguna…

Oke, aku tahu posisiku sekarang. Amat sangat tahu.

Aku hanya seorang fans, dan seorang fans itu… sama sekali tidak mempunyai hak apapun untuk mengatur kehidupan cinta idolanya, kan? Dan bukankah fans itu akan selalu mendukung apa saja yang di lakukan idolanya?

Aku selalu mencoba berpikiran seperti itu, ‘aku hanya seorang fans untukmu, tidak lebih’, mencoba untuk selalu meredam perasaan tidak suka saat menonton perfomance-mu bersama gadis-gadis itu, mencoba untuk belajar mencintaimu dengan wajar, mencintai selayaknya seorang fans yang mencintai idolanya, dan bukan mencintaimu dengan menganggap kau milikku, hanya milikku.

Kalau kau tanya kenapa aku berlaku seperti itu, itu semata-mata hanya karena aku ingin menjadi seorang fans yang baik untukmu, yang selalu mendukung apapun yang kau lakukan dan tidak akan pernah ‘mengekang’ kehidupan cintamu.

Tidak perlu seorang peramal, aku yakin seratus persen, seorang idola pasti akan senang jika memiliki fans sepertiku. Fans yang mencintai idolanya tapi tidak beranggapan idolanya itu adalah miliknya.

Perkataanku benar kan? Hm?

Lagipula, aku sadar, keberadaan kita itu seperti langit dan bumi. Sangat jauh. Lalu, apa yang bisa kuharapkan darimu? Menjadi pacarmu? Tunanganmu? Istrimu? Hahaha, konyol! Keinginanku untuk bertemu dan bertatap muka denganmu secara langsung pun sampai saat ini masih belum bisa tercapai.

Mencintaimu itu seperti memakan sebuah coklat… walaupun kadang terasa manis, kadang terasa pahit, aku tetap mencintaimu. Berpikir untuk berbalik membencimu untuk menghilangkan rasa pahit itu, sepertinya percuma saja. Aku tidak pernah bisa membencimu, dan sampai kapanpun tidak akan pernah bisa.

♪ I want to hate you. But, your back form of having forgotten me. I’m tired of protecting you too, now. Day by day, I didn’t like living so weakly. I try to change the way I am rightnow. But, I can’t. I tried to erase you. But, it wasn’t something I could have. 

– Super Junior ~ Hate U Love U –

Aish~ Aku mulai merasa curiga, jangan-jangan selama ini kau telah menghipnotisku lewat wajah tampanmu itu ya?

Ah, hentikan pikiran bodoh itu. Kembali lagi ke soal ulang tahunmu hari ini. Em, kali ini kau ulang tahun yang ke berapa? … 24 kan? (Yak! Bagaimana bisa seorang bocah berumur 16 tahun sepertiku ini bisa tergila-gila dengan seorang pria yang umurnya sudah setara dengan para ahjussi?! *slapped*)

Di umurmu yang sudah ke-24 ini, harapanku untukmu tidak banyak. Aku hanya berharap kau selalu sehat-sehat saja, jangan terlalu banyak memforsir tenagamu hanya untuk melakukan perkerjaan yang tidak berguna-bermain PSP di tengah malam misalnya. Aku tahu jadwalmu akhir-akhir ini semakin menggila; mulai dari konser, drama musikal, dan semacamnya, pasti sangat melelahkan, bukan? Dengan jadwal sepadat itu, bukan tidak mungkin kau tidak akan jatuh sakit. Jadi aku mohon, jaga kesehatanmu, arasseo? Dan makanlah lebih banyak, agar tubuhmu yang ceking itu terlihat lebih… menggendut? ~LOL

Aku juga berharap, walaupun umurmu bertambah, kau tidak akan pernah merubah dirimu. Tetaplah menjadi Cho Kyuhyun, maknae Super Junior yang Evil. Tetaplah mengerjai Hyung-Hyung-mu, karena kelakuanmu yang satu itu kadang bisa menjadi suatu hiburan untukku ~LOL. Tetaplah menjadi Captain Cho yang selamanya akan selalu menyayangi Hyung-Hyung-mu, orangtua-mu, Noona-mu, ELF, dan yang terakhir, tentu saja… a.k.u. *plok* Hahaha~

Saengil chukhae, Kyuhyun opp… argh, tidak. Saengil chukhae, Kyuhyun-ah (memanggilmu dengan embel-embel oppa sangat menggelikan untukku ~LOL).

Saranghaeyo. Nan jeongmal saranghaeyo… My Chocolate, Cho Kyuhyun…

 

Your endless love,

.rin.

Advertisements

About sehvnhan

Just a little girl who lives in her imagine world.

Posted on February 3, 2012, in #My13 and tagged , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: